Skip to main content

Bad Night

Had a bad night.

Flu Metvis baru mendingan aja sekarang nih giliran aku :(

Dari malam kemarin lusa tragedi ini brrlanjut terus.
Untung aku inap d rmh mama aku, walaupun mama aku hrs bikin kue utk jualan, tapi masih banyak membantu.

Kalo di rumah aku sendiri hanya berdua dg metvis, papanya kerja malam, dan mertuaku haizz sama sekali gak bisa dan juga ga ingin bantu, apalagi kalo dengar tangis anakku masih ngomelin aku terus, capede..



Malam pertama sakit, yaitu malam minggu kemarin, habis mnm obat dah ga tahan lagi aku, sambil nyusuin metvis eh aku malah ketiduran dulu, metvis main main sendiri pula. Tapi ini sama sekali gak ada apa apanya dibanding semalam.

Untung kemarin siang aku tidur siang bentar dan mama aku bantu jagain.

Semalam jam 8 dah aku gantiin abaju metvis dibantu mama aku. Metvis semakin rewel aja habis sakit, gak mau ganti poppk dan pakai popok....

Kemudian aku nyusuin dia. SUsu botol aja baru habis setelah hampir 1 jam. Kemudian sambung susu badan.

Juga ga mau tidur, dan main main terus padahal akuudah ga tahan ngantuknya apalagi di bawah pengaruh obat... hiks...

Sekitar hampir jam 10 dia jatuh dan mama aku yang seharusnya di lantai bawah buat kue datang lihat, lalu mama aku bawa metvis k dlm ayunan dan ayunin dia baru metvis mau tdr. Kalo aku yg ayun dia pasti loncat dari dlm ayunan.

Kirain aku dah bs tdr setelah metvis tdr, tapi metvis yg ga biasa tdr dlm ayunan waktu malam hati bangun terus. Dan aku harus selalu ayunin dia.

Jam 11 aku putuskan bawa dia keluar dan tdr di atas kasur. Deg deg an karena takut dia bangun.

Untung dia tdr lagi setelah mnm susu badan.

Tp baru tdr pulas aja eh, lampu padam.....

Capede...

Memang beitulah pemerintah di indonesia..... apalagi habis pemilu jadi rakyat dianggap gak berguna lagi.

Aku ga bs tdr, krn takut metvis kepanasan dan bangun jadi aku kipas dengan kipas anyaman.

Please.... waktu itu serasa di neraka.

Udah ga enak badan krn flu, ngantuk krn malam dan pengaruh obat,  kepanasan, dan deg deg an takut metvis bangun........

Untunglah lampu akhirnya nyala setelah entah brp jam dan dln waktu yg singkat aku bs tdr, makanya masih bs hidup sampai pagi iNi.

Bangun pagi metvis rewel lagi dan dr bangun td aku dah bawa dia naik tanggan k lantai 4 dan turun lagi dan mandiin dia sambil teriak teriak dan pakai baju dia sambil perang. Kalo ga ada mama aku entah skrg mungkin aku masih belom siap mandiin. Sungguh neraka kalo anak baru habis sakit dan ibu baru mulai sakit.












Comments

Popular posts from this blog

The Change, Another Beginning

I decided to change the business of Metvis Hertha is inspired by game HAYDAY. Months ago, while my online business was really going like a walking snail, I played hayday.

Ketimun + Daging Giling

Cuma mau ngeshare ni ada sebuah resep yang gampang sekali disiapkan dan juga cocok di cuaca panas. Soalnya metvis suka banget dengan lauk ini, dan cara buatnya juga gampang banget, jadi pingin bagi-bagi ke ibu-ibu sekalian yang pusing memikirkan menu. Daging Niang Ketimun Bahan : -Daging Giling (Daging apa saja boleh) -Ketimun -Udang (opsional) -Wortel (Opsional) -Cabe (bagi yang suka pedas) -Garam -Merica Cara Membuat : 1. Potong ketimun +- 1 cm lebar, lebih enak kalo kulitnya dibuang, dilubangin bagian tengahnya 2. Aduk semua bahan kecuali ketimun, jika pakai udang dan wortel, diiris kecil-kecil dulu ya 3. Ambil daging yang sudah dicampur bahan (caranya seperti buat bakso), lalu masukan daging ke dalam lubang ketimun. 4. Taruh rata di atas piring keramik 5. Dikukus sampai daging matang. Kalo aku sih kukusnya pake rice cooker, jadi sambil masak nasi sambil kukus, hemat waktu, tenaga dan pikiran Dah selesai Gampang banget kan Rasanya adem lagi kalo makan k...

Our First Gift for Metvis

Hari ini aku ingin share sedikit tentang sebuah hal yang menurutku amat penting untuk diketahui, yaitu mengenai Penyimpanan Sel Punca Darah Tali Pusat (Cord Blood Cell). Sebenarnya, hal ini sudah ingin aku share ke teman-teman sebelum lahirnya Metvis, namun post yang sudah ditulis diperbaiki terus dan akhirnya jadi tertunda karena kesibukan olshop www.MetvisHertha.com. Mengapa kok aku mau share tentang penyimpanan sel punca? Menurut bidan yang bantu persalinan aku, kalau aku adalah calon orang tua pertama (waktu itu) yang ada di Karimun yang berencana untuk menyimpan sel punca anak. Menurutnya, teknologi ini masih sangat asing bagi para calon orang tua di Karimun khususnya, padahal hal ini amat penting untuk diketahui. 1. Nah, pertama, apa itu sel punca darah tali pusat? Darah tali pusat, disebut juga “darah plasenta”, adalah darah yang tertinggal dalam tali pusat dan plasenta sesaat setelah bayi dilahirkan dan ketika tali pusat dipotong. Selama kehamilan, tali pusat berf...