Skip to main content

Ketimun + Daging Giling

Cuma mau ngeshare ni ada sebuah resep yang gampang sekali disiapkan dan juga cocok di cuaca panas.

Soalnya metvis suka banget dengan lauk ini, dan cara buatnya juga gampang banget, jadi pingin bagi-bagi ke ibu-ibu sekalian yang pusing memikirkan menu.

Daging Niang Ketimun


Bahan :
-Daging Giling (Daging apa saja boleh)
-Ketimun
-Udang (opsional)
-Wortel (Opsional)
-Cabe (bagi yang suka pedas)
-Garam
-Merica


Cara Membuat :
1. Potong ketimun +- 1 cm lebar, lebih enak kalo kulitnya dibuang, dilubangin bagian tengahnya
2. Aduk semua bahan kecuali ketimun, jika pakai udang dan wortel, diiris kecil-kecil dulu ya
3. Ambil daging yang sudah dicampur bahan (caranya seperti buat bakso), lalu masukan daging ke dalam lubang ketimun.
4. Taruh rata di atas piring keramik
5. Dikukus sampai daging matang. Kalo aku sih kukusnya pake rice cooker, jadi sambil masak nasi sambil kukus, hemat waktu, tenaga dan pikiran

Dah selesai

Gampang banget kan

Rasanya adem lagi kalo makan ketimunnya di hari-hari panas begini.

Dan yang terpenting, Metvis suka banget ^^ Langsung dihabisin


Comments

Popular posts from this blog

The Change, Another Beginning

I decided to change the business of Metvis Hertha is inspired by game HAYDAY. Months ago, while my online business was really going like a walking snail, I played hayday.

Our First Gift for Metvis

Hari ini aku ingin share sedikit tentang sebuah hal yang menurutku amat penting untuk diketahui, yaitu mengenai Penyimpanan Sel Punca Darah Tali Pusat (Cord Blood Cell). Sebenarnya, hal ini sudah ingin aku share ke teman-teman sebelum lahirnya Metvis, namun post yang sudah ditulis diperbaiki terus dan akhirnya jadi tertunda karena kesibukan olshop www.MetvisHertha.com. Mengapa kok aku mau share tentang penyimpanan sel punca? Menurut bidan yang bantu persalinan aku, kalau aku adalah calon orang tua pertama (waktu itu) yang ada di Karimun yang berencana untuk menyimpan sel punca anak. Menurutnya, teknologi ini masih sangat asing bagi para calon orang tua di Karimun khususnya, padahal hal ini amat penting untuk diketahui. 1. Nah, pertama, apa itu sel punca darah tali pusat? Darah tali pusat, disebut juga “darah plasenta”, adalah darah yang tertinggal dalam tali pusat dan plasenta sesaat setelah bayi dilahirkan dan ketika tali pusat dipotong. Selama kehamilan, tali pusat berf...